Sejarah CU NGUDI RAHARJO
Latar Belakang
Gagasan pendirian Credit Union/Koperasi Kredit Ngudi Raharjo dilatarbelakangi fenomena yang ada di tengah masyarakat Kedawung dansekitarnya pada tahun 1992, dimana sebagian besar dari mereka mengalami kekurangan finansial/keuangan. Gali lubang - tutup lubang seakan sudah tidak dapat dihindarkan dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup : pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, dsb. Ditambah lagi menguatnya budaya instant, konsumtif, ketergantungan dengan pihak lain; dan kondisinya semakin parah ketika kemandirian (swadaya), kebersamaan dan solidaritas berangsur-angsur menghilang.
Ketika masyarakat memiliki sedikit uang, sudah tidak ada tempat lagi yang produktif/aman untuk menyimpannya, bunga simpanan seringkali tidak cukup untuk membayar biaya administrasi, pajak bunga, dan biaya teknologi, sehingga simpanannya semakin hari semakin habis. Dari sisi lain, kebutuhan masyarakat untuk mengembangkan diri terhambat hanya karena ketidakmampuan untuk mengakses modal. Kalaupun ada, beban pengembalian kredit untuk pengadaan modal itu ternyata justeru memberi beban yang lebih besar lagi dan tidak memberi ruang untuk pengembangan usaha.
Prihatin akan situasi di atas, seorang tokoh biarawan dari kongregasi Bruder Budimulia yaitu Bruder Gregorius BM, yang saat itu bertugas di Paroki Jumapolo,mencoba memperkenalkan Credit Union (koperasi) suatu lembaga yang mencoba memberikan sebuah solusi dimana nilai tabungan bisa tumbuh sejalan dengan akses modal untuk usaha. Artinya, dalam waktu yang sama, anggota bisa memiliki tabungan dan mengakses modal. Dengan cara itu, anggota dapat memiliki pendapatan minimal di dua tempat; yaitu pendapatan pasif dari tabungan berupa balas jasa simpanan (BJS) dan penadapatan aktif dari keuntungan usaha. Jadi untuk mendapatkan modal usaha tidak perlu kehilangan tabungan. Dengan kata lain anggota CU adalah investor/penanam modal sekaligus menjadi pelaku atas investasi itu sendiri.
Berawal dari Pendidikan
Pengenalan CU tersebut dilanjutkan dengan diadakanya pendidikan dasar Koperasi Kredit pada awal bulan April tahun 1992 yang bertempat di Rumah Bp. Mc. Sutarno Tengklik. Pendidikan dasar tersebut diikuti sekitar 25 orang. Dengan nara sumber Puskopdit dari Surakarta yang dibawa beliau Bruder Gregorius.
Dengan selesainya bendidikan dasar tersebut melatarbelakangi pendirian Credit Union Ngudi Raharjo adalah hasil diskusi beberapa tokoh masyarakat di desa kedawung yang ikut Pendidikan Dasar tersebut maka sepakat mendirikan koerasi Kredit yang diberi nama Ngudi Raharjo yang tepatnya pada tanggal 26 April 1992, Rekomendari dari kegiatan tersebut : "Mengembalikan pengelolaan ekonomi negara kepada pemikiran-pemikiran Bung Karno-Hatta; melalui sistem ekonomi kerakyatan sesuai pasal 33 UUD 1945 : Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan".
Tokoh Pendiri
Tengklik:
Tengklik Barat : Alx. Tejo Handayani(Alm) Yb. Maulan (Alm), D. Ninik Sri Supanti (alm)
Tengklik Timur : Ant. Suparman, Mc. Sutarno (Alm), Ig Sukidi, An. Sugiyarto, Ph. Suparlan, C. Sumarni, C. Suhatni. Ag. Suwono
Tengklik Selatan : B. Budi Wibowo, B. Sutarwo (Alm), D. Suyatno
Mojorejo : Z. Radi Siswoyo
Pamotan : M. Sumardi(Alm), B. Suripto (Alm), L. Sukini, Patmo Rejono
Ngelo : P. Sugiyatie, Fx.Teguh Suwito
Jumantoro : P. Suwarno, Sri Hadiyatmo, Ig. Widodo
PERKEMBANGAN
Dari kesepakatan dari tokoh tokoh tersebut didirikanlah Credit Union Ngudi Raharjo dengan Simpanan Pokok sebesar Rp 10.000,00 dan sipanan wajib Rp 200,00. Dan saat itu pelayanan anggota di buka di teras Gereja Wilayah Tengklik setiap Minggu sehabis Misa/Ibadat sabda.Setelah membuka pelayanan digereja banyak umat yang mendaftar sebagai anggota Koperasi dengan semakin bertambahnya anggota maka pelayanan dipindah ke teras rumah bapak Andreas Sugiarto dibuka setiap hari minggu jam 9.00 setelah tahu 2001 pelayanan anggota dipindah diaula gereja Wilayah Tengklik dan pada bulan Mei 2001 diangkatlah Ch. Sulastri sebagai petugas (karyawan) dengan adanya karyawan tersebut pelayan anggota dibuka 3 hari dalam seminggu yaitu:
Minggu jam 09.00-12.00
Rabu jam 13.00- 16.00
Jumat jam 13.00-16.00
Pada Bulan Juni 2001 jumlah anggota mencapai 712 anggota sesuai petunjuk dai tim ACCU yaitu Ibu Tutuk Ekawati Sudarsono maka dibentuknya kelompok (mikro) maka dalam 2 bulan tersebut terbentuk 8 kelompok(ngori, Ngelo, Dawung, Wates, Mojorejo, Pamotan)
Pada RAT tutup buku 2001 yang diselengarakan pada 17 Februari 2002 dipilihlah pengurusan baru deng ketua bp. Ig. Sukidi dan diangkat pula karyawan satu lagi yaitu Kusni Widayati dan dan berubung ruang aula Gereja dipakai untuk kegiatan gereja pada bulan juni 2002 kantor pelayanan dipindah dirumah Ibu M. Sri Sudarwi dan pelayanan dibuka setiap hari. Tanggal 11-11-2002 CU Ngudiraharjo resmi diakui pemerintah dengan berbadan Hukum No. 419/BH/28.5.1/XI/2002
Pada Tahun 2005 CU NR membeli sebidang tanah milik bp. An Saino di Dusun Tengklik Rt 08 Rw 04. Dan pada bulan Agustus 2006 dimulai pembangunan kantor yang diawali dengan terbentuknya panitia pembangunan pada tanggal 12 Agustus 2006 dan selesai pada akhir tahun 2006 pada tahun 2007 pelayanan anggota mulai dilayani di kantor baru yang sebelumnya pelayanan bertempat diteras bapak Ig Sukidi yang semula di rumah ibu Sri Sudarwi.
Dan sampai sekarang pelayan dan segala aktifitas CU. Ngudi raharjo di gedung sendiri.
TUJUAN PENDIRIAN
Sebagai lembaga pendidikan, agar terjadi perubahan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak.
Membangun dan mengembangkan jaringan kerja sama antar anggota, dan antar lembaga
Tidak bergantung pihak lain
Mendidik anggota menggunakan uang secara bijaksana
Mengembangkan sikap hemat
Memberikan pinjaman layak, tepat, dan cepat.
Tempat berlangganan dan mengembangkan aset
JARINGAN KERJA SAMA
Credit Union telah memiliki alat / instrumen organisasi yang lengkap. Tersedia manajemen, baik untuk tujuan spirit / konsep-konsep maupun manajemen dalam arti teknis yang dalam operasionalnya dilaksanakan oleh masing-masing Pengurus dan Manajemen. Walau sebagai lembaga koperasi dengan prinsip dari, oleh, dan untuk anggota, CU memiliki jaringan kerja atau struktur organisasi dengan lembaga yang ada di atasnya. Hal tersebut dapat dilihat dari keterangan berikut:
Credit Union Ngudi Raharjo sebagai CU Primer yang dimiliki anggotanya berada di bawah koordinasi Puskopdit BK3D Surakarta (Badan Koordinasi Koperasi Kredit Daerah) dengan No. Buku 32 tanggal 26 April 1992 BK3D Surakarta beralamat di Jl.Jayawijaya No. . Kadipiro Surakarta
Puskopdit BK3D Surakarta sebagai CU Sekunder berada di bawah koordinasi INKOPDIT (Induk Koperasi Kredit) yang beralamat di Jl. Gunung Sahari III 11A Jakarta Pussat.
INKOPDIT berada di bawah koordinasi Badan Credit Union Asia yakni : ACCU (Asian Confederation of Credit Union) di Bangkok - Thailand
Seluruh Federasi Credit Union di dunia berada dibawah koordinasi WOCCU ( World Council of Credit Union) di Madison Wisconsin - USA.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar