Jumat, 11 Maret 2022

EKONOMI PERIUK NASI " Sing Penting Kendhile Ora Nggoling"


 "Sing  Penting Kendhile Ora Nggoling" pernyataan tersebut sering  kita dengar disekitar  kita, yang artinya:''Yang penting Periuk Nasi tidak Terguling"  ini  menjadi gambaran bagaimana orang-orang terutama  di pedesaan untuk  berjuang  meningkatkan  ekonomi dengan bekerja apa saja  biar setiap hari  dapurnya  bisa  ngebul / bisa  makan . 

Apa  hubungannya  dengan  RAT tutup Buku 2021 CU Ngudi Raharjo dengan yang tersebut diatas.

Pada  tanggal cantik  22022022 kami memulai  Rapat  Anggota Tahunan  Tutup Buku 2021, walaupun pandemi masih  ada kami  melaksanakan  kegiatan  RAT  dikelompok- kelompok yang  tahun ini ada 21 kelompok  mikro. Setelah satu Tahun kita tidak mengadakan  RAT tatap muka  dengan kesempatan diadakannya  RAT tahun ini menjadi kabar gembira  bagi  anggota walaupun tetap dengan prokes. Dan kegembiraan bertambah  tatkala  diakhir acara  ada undian doorprice berupa  panci.

Pengurus  memilih  doorprice  Panci untuk anggota mempunyai makna: dimana setelah 2 tahun lebih dalam situasi pandemi mempengaruhi ekonomi setiap anggota; maka Ngudi Raharjo senantiasa membantu  mendampingi anggota  dalam  menegakkan  kembali periuk periuk mereka  yang  selama pandemi terancam terguling. Kekuatan ekonomi mikro anggota dari kelompok kelompok yang senantiasa menabung mulai dari Rp 200,-  hingga mereka mampu menyisihkan lebih untuk tabungan mereka.

Dengan kekuatan 200 rupiah sampai sekarang bisa membantu sesamanya  membangun ekonomi dengan mengembangkan usaha diberbagai bidang. Kekuatan ini yang senantiasa pengurus jaga agar kekuatan anggota  CU Ngudi Raharjo semakin berkembang membantu sesama lebih luas. 

Selama Pandemi kebijakan kebijakan CU Ngudi Raharjo diarahkan untuk meringankan beban  anggota, dibukanya Pinjaman  Promo, kebijakan  pembayaran bunga dan penundaan anggsuran bagi anggota  yang  terdampak COVID 19. dan kebijakan lainnya yang  menyesuaikan kondisi anggotta.

Anggota  CU  Ngudi Raharjo  pada akhir  tahun 2021 berjumlah 1.872 anggota yang tersebar  di 4  kalurahan  disekitar  kantor CU  Ngudi Raharjo, yaitu Kedawung, Jumantoro, Bakalan dan Jumapolo walupun juga  ada anggota  di  luar Jumapolo. Dengan  anggota  yang 1000 orang  lebih  sebenarnya  kami  bisa melakukan RAT perwakilan dengan mengundang beberapa  ratus  orang, tapi kami  tetap  melestarikan  tradisi kami  para  pengurus  silaturahmi  ke anggota -anggota  dikelompok.

Dengan  metode  RAT semacam  ini tentunya  membutuhkan, tenaga, waktu dan biaya  yang  tidak sedikit tetapi  sisi baiknya koperasi ini benar-benar terasa kalau terbangun dari kekuatan para anggota, anggota  senantiasa bisa  lebih dekat  untuk memberi masukan  dan  kritikan.  dan pengurus  benar- benar tahu situsai real  anggota  guna  menentukan  kebijakan  bagi  koperasi yang mempunyai misi  besar mengangkat  kesejahteraan  anggota. 

Semoga  kekuatan persaudaraan dan silaturahmi  dalam RAT  CU  Ngudi Raharjo  tetap terjaga. Credit  Union  adalah  dari anggota , oleh anggota dan untuk anggota.

CU  Ngudi Raharjo  senantiasa membantu. Membantu sesama  dengan  menolong  diri sendiri.
Salam Sehat  dan  tetap  semanggat berkoperasi.


Aloysius  T

Tidak ada komentar:

Posting Komentar