Berkebun itu meminta waktu yang perlu dilalui sejak mempersiapkan sampai dengan menikmati hasil secara bersama secara berkeadilan.
Sebahagian panenan yang dikonsumsi dialokasikan untuk bibit pada musim tanam berikutnya (membangun kemandirian demi ketahanan/resiliensi secara berkelanjutan - longterm term mindset).
Secara etimologis koperasi berasal dari kata bahasa Latin, opus, operare, co.
Opus = pekerjaan
Operare = bekerja
Co = dengan/bersama dengan
Cooperare = bekerja dengan/bekerja bersama.
Ada kata bahasa Latin lain yang berhubungan, yaitu corpus. Corpus = tubuh/badan.
Koperasi adalah tubuh yang terdiri dari bahagian-bahagian (elemen).
Untuk mencapai tubuh yang sehat dan tahan terhadap tantangan, elemen-elemen bekerja secara bergandengan-tangan "tanpa batas waktu" secara harmonis dengan basis respect elemen yang satu terhadap elemen lainnya. Oleh karena koperasi itu tubuh yang satu, maka bahagian yang satu mengenal dengan baik elemen tubuh lainnya (common bond).
Mengenal dengan baik elemen yang satu terhadap bahagian lainnya memungkinkan saling "percaya" di antara anggota tubuh.
Percaya adalah basis (pondasi) utama berkerjanya koperasi.
Percaya secara etimologis berasal dari kata bahasa Latin credere. Credere berarti percaya. Credo = saya (aku) percaya.
Credit = dia percaya.
(Bpk-ibu yang pernah bersentuhan dg bahasa Latin, mengerti perubahan tersebut).
Dengan dasar pemahaman tersebut di atas maka lahir koperasi sektor keuangan oleh
Friedrich Wilhelm Raiffeisen (3 Mei 1818 – 11 Maret 1888). Koperasi sektor keuangan tersebut dikenal dengan Credit Union. Di Indonesia credit union disebut dengan koperasi kredit atau koperasi simpan pinjam menurut UU PERKOPERASIAN.
Pengertian koperasi secara umum maupun definisi koperasi kredit (credit union) menunjukkan secara eksplisit bahwa manusia atau orang merupakan elemen utama. Maka koperasi memosisikan sumber daya orang (manusia) di atas sumber daya modal (uang) dan sumber daya lainnya.
Dengan demikian landasan pokok bekerja koperasi adalah percaya. Percaya hanya dimiliki oleh makhluk yang dinamakan manusia.
Collateral Currency merupakan fasilitas tambahan atas pondasi utama, yaitu percaya. Collateral Currency mungkin saja dipergunakan koperasi untuk memastikan peningkatan performa (kinerja) koperasi dalam upaya menaikkan kesejahteraan anggota secara makin lebih berkeadilan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar